Rabu, Juni 15, 2005

Mengepak

Saatnya mengepak
LEPAS tapi tidak BEBAS
kurengguk nafas lega yang tidak melegakan
layar tlah di gelar babak baru dimulai
Kuhembus nafas mendalam.....ada perih disana
bukan ini skenario yang seharusnya di perankan
Bukan sebagai panglima perang tapi hanya sebagai rakyat biasa
Tapi ternyata hidup memang punya lakon sendiri
Terlalu lama bersarang di tempat hangat
terlalu lama sayap ini tak mengepak
terlalu lama mulut ini tak berkicau
Saatnya mengepak dan terbang meninggi
Ada pulau harapan di seberang sana
tapi akankah terjangkau??
Atau justru akan mati di tengah terik mentari, terterjang badai atau tertembak pemburu konyol
Entah..
Hanya butuh bifurkasi
Lebih berani menghadapi hidup
Semoga kepakan sayap ini berarti
Semoga hijrah ini berkah
Semoga alam bersahabat
Semoga.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar